20 Tips Mudik Aman Lebaran dengan Motor yang Wajib Dilakukan dan Dihindari

20 Tips Mudik Aman Lebaran dengan Motor yang Wajib Dilakukan dan Dihindari

Sudah menjadi fenomena tersendiri tradisi mudik lebaran di Indonesia yang ditunggu dan dinanti oleh jutaan masyarakat yang tinggal di daerah kota untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Bahkan tradisi mudik bukan hanya mereka yang beragama islam yang ingin merayakan bersama keluarga di kampung halaman, tetapi juga untuk non islam yang juga ingin bertemu keluarga atau sekedar untuk menghabiskan waktu liburan di kampung. Nah, tentunya mimin mau kasih cara dan tips bagaimana persiapan mudik lebaran kalian aman dan menyenangkan, berikut ulasannya :

Sebelum berkendara

1. Siapkan mental dan jaga kondisi tubuh tetap sehat

Sebelum kita melakukan perjalanan mudik persiapan fisik dan mental sangat penting, walaupun persiapan financial juga penting hehe. Persiapan fisik penting karena modal utama kita saat berkendara agar tetap prima ketika berkendara dan Mental lebih kearah kewaspadaan dan sikap kita ketika berkendara.

2. Periksa kondisi kendaraan

Lakukanlah pengecekan atau tune up kendaraan sebelum melakukan mudik terutama di empat bagian berikut ini :

Oli dan mesin, periksa keadaan oli mesin  jauh-jauh hari karena ketika mulai mendekati hari Lebaran bengkel-bengkel sudah penuh. Ganti oli kendaraan jika sekitar 1500-3000 km, atau 2 bulan sekali (tergantung pemakaian). Periksa juga di sektor penggerak seperti Fan belt untuk motor matic atau rantai dan gearnya untuk yang non matic.

Ban, periksa dan pastikan keadaan roda depan dan belakang dalam keadaan prima dan tidak gundul, serta perhatikan tekanan ban. Ban berperan penting ketika jalanan atau trek yang dilalui diguyur hujan maka ban yang alurnya masih bagus akan memudahkan mengontrol kendaraan karena cengkramannya kuat ke aspal atau jalan. Sehingga tidak mudah tergelincir atau terpelanting saat direm atau saat melalui jalanan yang kurang baik.

Lampu, periksa keadaan lampu utama, lampu sein, dan lampu rem berfungsi dengan baik. Karena selain motor wajib menyalakan lampu di siang hari, peran lampu akan sangat vital ketika para pemudik melakukan perjalanan di malam hari.

Rem dan kampas kopling, periksa ketebalan kampas rem serta juga disk brake. Karena rem fungsinya sangat vital, terutama bagi para pemudik yang melewati jalur perbukitan atau yang melewati tanjakan dan turunan curam. Kampas kopling juga punya peran vital untuk kendaraan motor atau mobil karena fungsinya sebagai pemutus dan penyalur tenaga putaran mesin dari transmisi ke putaran roda.

3. Pahami dan me-review rute jalan yang akan dilalui

Cara ini efektif untuk kalian yang baru pertama melakukan mudik dengan kendaraan pribadi, namun tidak ada salahnya untuk kalian yang sudah biasa mudik untuk review lagi jalur perjalanan. Atau, menanyakan kondisi jalan terakhir pada teman atau saudara yang biasa melewati jalur yang akan kita lewati.

4. Persiapkan peralatan pendukung

– Memakai helm standar SNI, pilihlah helm yang sudah standar apapun mereknya, baik itu full face ataupun half face, dan paling penting menurut mimin yang paling nyaman. Pilihlah helm dengan kaca yang bening karena kaca helm yang dilapisi dengan kaca film saat di malam hari akan terasa gelap, mengurangi jarak pandang serta akan memantulkan cahaya lampu dari lawan.

Memakai Jaket, sarung tangan, masker atau buff dan sepatu, ini adalah hal standar yang perlu dipakai saat berkendara jarak jauh, yang perlu jadi catatan adalah pilihlah jaket, sarung tangan, dan sepatu senyaman mungkin karena akan mempengaruhi ketika sedang berkendara.

Jas hujan, walaupun cuaca sedang panas, jas ujan wajib dibawa karena ketika perjalanan kita tidak bisa memprediksi cuaca yang cepat berubah.

Kunci pas, kunci ring, kunci busi dan obeng, bisa digunakan untuk jaga jaga jika ada kendala seperti rantai kendur, busi kotor bisa kita perbaiki sendiri jika melewati rute yang jarang ada bengkel.

Jika perlu bawa persediaan bahan bakar secukupnya, ini antisipasi jika anda melewati rute yang sepi ataupun rute yang macet parah. Jadi kalian tidak akan kebingungan ketika akan beli atau waktu kalian habis untuk mengantri bahan bakar di SPBU.

5. Bawa uang cash secukupnya

Setelah kalian membuat rencana perjalanan, pasti kalian sudah bisa mengestimasi berapa biaya untuk kebutuhan seperti bahan bakar dan makan, maka tidak perlu bawa uang cash terlalu banyak. Walaupun sekarang ini banyak pembayaran menggunakan dompet digital, tetapi cara ini masih efektif untuk memangkas pengeluaran tak terduga ketika perjalanan

Saat akan berkendara

6. Berdoa untuk kelancaran perjalanan

Satu hal yang tidak boleh terlewat adalah meminta keselamatan dan diberi kelancaran saat akan melakukan perjalanan atau berpergian kepada-NYA.

7. Pemanasan atau peregangan sebelum berkendara

Pemanasan bukan hanya ketika akan berolahraga, pemanasan juga berguna untuk mengurangi otot- otot yang tegang jika melakukan kegiatan yang sama dalam waktu terus-menerus seperti menyetir. Jika kalian menyetir atau mengendarai kendaraan dalam posisi tegang maka dampaknya adalah rasa pegal di sekitar lengan, bahu, leher, dan sekitar paha. Kemudian dampak lain yang dirasakan adalah cepat lelah atau capek.

8. Pastikan lagi tidak ada yang tertinggal terutama seperti dompet dan HP

Memastikan tidak ada barang berharga atau penting yang tertinggal.

9. Pastikan baterai handphone/smartphone dalam kondisi full

Jangan sepelekan hal ini karena pentingnya smartphone saat ini yang bisa memberikan kita informasi atau berita terupdate dan bisa memberi informasi kepada yang membutuhkan saat perjalanan. Saran mimin, pastikan handphonenya ada pulsanya dan ada paketan internetnya.

Saat berkendara

10. Patuhi aturan lalu lintas yang ada

Jadilah pengendara yang taat aturan jangan bar-bar karena sekarang zamannya tilang elektronik, walaupun kalian menerobos lampu merah, berhenti melewati zebra cross tidak ada yang berani menegur kalian, bisa jadi seminggu kemudian surat cinta dari kepolisian akan mampir ke alamat rumah kalian.

11. Hindari menelpon ketika berkendara

Biasakan sebelum mengendarai kendaraan menggunakan mode silent atau berilah status di profil wa atau instagram jika kalian sedang on the way (sedang berada di perjalanan).

12. Jangan bermanuver sembarangan

Hindari manuver ilegal demi keselamatan kalian dan orang lain, biasanya ketika jalanan alus mulus dan semlehoy tentunya kalian akan terpacu untuk bejek gas dalam-dalam, dan ketika melihat jalanan berkelok nan mulus adrenalin akan langsung terpacu berkhayal bagaikan Valentino Rossi. Tolong mulai sekarang stop guys perilaku bar bar kalian, seperti kata polisi “utamakan keselamatan bukan kecepatan”.

13. Jangan memakai perhiasan mencolok

Kejahatan akan mengintai kapan saja, dimana saja, dan ke siapa saja karena potensi kejahatan ketika hari raya besar seperti lebaran tingkat kriminalitas akan bertambah.

14. Hindari membawa barang berlebihan

Niat hati ingin membawa barang atau oleh oleh dari kota, tapi membawa barang berlebih justru akan mempersulit ruang gerak ketika berkemudi. Dan akan mempengaruhi kenyamanan saat berkendara.

15. Fokus, jaga pikiran jangan sampai kosong atau melamun

Fokus pada jalan dan kondisi sekitarnya, ketika melewati jalanan atau tempat-tempat yang dianggap rawan kecelakaan dan “angker” konsentrasi dan jangan melakukan hal hal yang nyeleneh.

16. Minta bantuan petugas DLLAJ

Jangan segan untuk bertanya kepada petugas  dan meminta bantuan DLLAJ yaitu Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Umum apabila mendapati hambatan di jalan raya.

Saat beristirahat

17. Memanfaatkan posko istirahat petugas

Buat kalian yang rute perjalanannya jauh saran mimin manfaatkanlah posko-posko bantuan petugas karena biasanya menyediakan fasilitas seperti pijat gratis, makan dan minuman gratis “bagi yang sedang tidak berpuasa”, service dan ganti oli gratis dll. Jadi buat kalian yang ingin beristirahat dan menikmati fasilitas gratis jangan sungkan untuk mampir ke posko bantuan petugas.

18. Parkir kendaraan di tempat yang aman

Hal ini berlaku saat kalian parkir di posko bantuan, di SPBU, atau di tempat yang jauh dari keramaian karena kejahatan selalu mengintai.

19. Pastikan barang bawaan dalam pantauan kita

Jika kita ingin beristirahat atau sekedar untuk sholat lebih baik barang bawaan selalu dibawa dan selalu dalam pengawasan kita.

20. Pangan terlalu cepat dan lama saat istirahat

Beristirahatlah sekitar kurang lebih tiap 3 jam sekali durasinya sekitar 15-30 menit, atau bisa dipercepat menjadi 2 jam sekali karena banyak variabel yang bisa membuat pengendara menjadi cepat lelah ketika berkendara saat  mudik. Jangan juga istirahat terlalu lama karena akan berdampak pada ritme berkendara kita agar feel berkendaranya tetap konstan.

 

2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *